________________________________________
Dedi Darmadi menyusun batangan-batangan menurut gradasi warnanya untuk keserasian kesatuannya, kemudian dinomori urutannya
Membentuk dan meratakan (lurus) dengan sudut kemiringan menurut jumlah batangan, sedemikian rupa sehingga ketika nanti dii
Membentuk batangan lengkung agar bentuk dalam dari rongga barel-bedug setelah direkatkan di kemudian hari akan lebih halus
Meratakan bagian kasar dari batang-batang bahan bedug setelah dicetak dengan serut dari lem kering di antara lempengan.
Melubangi titik-titik untuk pasak dengan mesin bor.
Membuat pasak atau paku kayu pengunci kulit pada badan bedug, dengan ukuran yang sama, memakai mesin bubut dan bor listrik
Kulit direndam 24 jam agar lentur yang kemudian dilobangi, ditusuk tongkat-tongkat kecil untuk kaitan tambang penarik.
Pengecatan transparan (clear coat). Perbedaan warna permukaan lempengan bambu menjadi lebih tampak.
Menghaluskan bulatan badan (kuluwung, barel) bedug dengan serut, pisau, amplas, manual dan elektrik.
Adi, Takhsin, dan Dedi mengoleskan lem kayu secara merata (dengan sikat gigi bekas), pada bidang yang akan direkatkan.